Selasa, 25 September 2012

Saatnya Beralih ke Resume Online!

Resume (CV) umumnya ditulis dalam lembaran kertas dan berisi beragam penjelasan, seperti data diri, latar belakang pendidikan, pengalaman berorganisasi, pengalaman kerja, hingga prestasi. Di masa kini, membuat resume jadi semakin mudah dengan cara mendaftarkan diri di situs lowongan, seperti misalnya karir.com. Lalu, beralih ke resume online penting bagi Anda, dan apa saja keuntungannya?
Berhadiah gadget
Tak pernah membayangkan bisa mendapatkan kerja impian sekaligus gadget gratis? Semua bisa terjadi jika Anda beralih ke resume online. Dalam situs lowongan seperti karir.com, keuntungan yang diperoleh pencari kerja berlipat ganda. Hemat biaya resume, praktis melamar pekerjaan, dan berpeluang mendapat hadiah-hadiah yang diundi secara acak. Hanya dengan membuat resume/CV (curriculum vitae) baru, mengkonfirmasi lewat akun Facebook dan Twitter, Anda langsung mendapat t-shirt, dan otomatis berkesempatan memenang kan Blackberry Curve 8530, iPod shuffle 2 GB, serta hadiah hiburan berupa 3 Kingston Flash Disk. Raih kesempatan karir sekaligus gadgetnya dengan membuat resume baru di karir.com.

Hemat & praktis
Tanpa perlu kertas, dan apapun untuk mencetak sebuah resume, profil Anda sudah dapat diketahui oleh pihak-pihak yang tepat. Hal ini bisa terjadi karena dengan membuat resume online di situs lowongan, Anda akan diarahkan pada pilihan-pilihan karir sesuai keinginan. Secara rutin, Anda akan diberitahu melalui email setiap kali ada lowongan yang sesuai dengan bidang kerja pilihan Anda. Praktisnya, resume juga bisa langsung ditemukan oleh perusahaan ketika Anda sedang tidak aktif melamar lowongan online. Tak percaya, buktikan dengan membuat resume baru sekarang di karir.com.

Selasa, 03 Juli 2012

3 Tips Menjawab Pertanyaan, “Ceritakan Diri Anda.”

Dalam setiap wawancara kerja, selalu ada pertanyaan pembuka yang mengarahkan setiap kandidat untuk memperkenalkan diri kepada pewawancara. Dan, “ceritakan diri Anda.” tergolong pertanyaan umum tersebut. Meski terdengar ringan, butuh kesiapan dan strategi untuk menjawab pertanyaan ini. Apa saja kiat untuk menjawabnya? Simak 3 tips berikut ini.


Persiapkan diri
Untuk pertanyaan "ceritakan diri Anda.", bersiaplah untuk menyusun jawabannya dengan mengurut apa saja yang hendak disampaikan. Perlu diingat, batasi jawaban Anda dengan keterangan diri yang menyangkut dunia profesional, misalnya pendidikan Anda, pengalaman kerja, dan minat bekerja Anda sekarang.

Tidak panjang dan membosankan
Ingatlah selalu untuk mengungkapkan jawaban Anda secara singkat dan jelas. Dengan mempersiapkan diri, Anda akan terhindar dari ketidakfokusan menjawab pertanyaan yang menjadikannya lama dan membosankan bagi pewawancara. Hindari penjelasan tentang topik pribadi yang tidak berhubungan dengan dunia profesional dan profesi Anda.

Kemukakan nilai jual pribadi
Jawaban Anda akan semakin unik dan bernilai lebih di mata pewawancara bila Anda juga mengemukakan keunggulan pribadi yang tidak dimiliki orang lain dan berpeluang menguntungkan perusahaan. Misalnya, katakan Anda seorang yang tak hanya mampu bekerja sama dalam tim, namun juga pekerja keras dan disiplin. Jangan lupa untuk membuktikan poin-poin keunggulan tersebut setelah mulai bekerja.

(mps)

Rabu, 27 Juni 2012

Bangun Pagi untuk Pengembangan Diri

Sebagian dari Anda mungkin senang karena sebentar lagi akhir minggu segera tiba. Kewajiban bangun pagi demi mengejar waktu ke tempat kerja tak wajib dilakukan di akhir minggu yang Anda nanti-nantikan ini. Namun, tahukan Anda bahwa bangun pagi berdampak jauh lebih besar daripada mengejar waktu agar tak terlambat?? 3 Alasan berikut akan mengingatkan Anda pentingnya bangun pagi, demi pengembangan diri.

Meningkatkan Kesehatan
Inilah alasan paling umum dari bangun pagi yang bisa Anda dapatkan dari siapapun dan di mana pun. Bangun pagi memang berdampak pada kesehatan fisik untuk jadi lebih baik karena kebiasaan ini selaras dengan kebutuhan tubuh yang harus diistirahatkan pada malam hari dan diaktifkan kembali di pagi hari. Dengan menyelaraskan kebutuhan fisik ini, Anda akan terhindar dari penyakit yang rentan diderita mereka yang terjaga pada malam hari dan beristirahat di pagi dan siang hari.

Manajemen waktu lebih baik
Tergesa-gesa saat berangkat kerja sudah jadi semacam rutinitas Anda? Bangun lebih pagi akan menghindari Anda dari situasi ini. Bahkan di saat akhir minggu pun, bangun pagi membuat pikiran Anda segar dan segala kegiatan atau rencana yang selalu tak pernah bisa dikerjakan akhirnya bisa Anda lakukan. Cita-cita terpendam Anda jadi novelis? Bangun lebih pagi dan suasana yang tenang memungkinkan Anda membuat cerita dan impian jadi penulis ternama tak hanya jadi mimpi.

Mendapatkan kebugaran secara gratis
Buat apa menghabiskan banyak uang dari penghasilan Anda untuk pusat kebugaran bila tubuh bugar bisa didapatkan hanya dengan jogging pagi hari? Setidaknya, sekali dalam seminggu, usahakan untuk bangun pagi, mematikan alarm segera dan jangan melesak kembali ke dalam selimut. Segarkan diri dan ambil sepatu jogging Anda yang telah lama tersimpan tanpa guna. Jogging sehat tanpa gangguan dan polusi hanya bisa Anda lakukan jika berusaha bangun di pagi hari.
Ayo bangun lebih pagi setiap hari!

(mps)

Senin, 18 Juni 2012

4 Prinsip Busana Wawancara Kerja

Meski telah berkali-kali menjalani, Anda masih bingung juga setiap kali memilih pakaian untuk sebuah wawancara kerja (interview). Berikut 4 hal penting yang perlu diingat dalam memilih pakaian yang tepat untuk wawancara kerja.
Pilih yang Nyaman
Meski wajib berbusana formal, tak berarti Anda harus meminjam pakaian milik teman. Pakailah busana yang cukup formal namun juga nyaman bagi tubuh Anda. Pakaian yang tak nyaman justru akan mengganggu Anda. Dan, dalam tahap buruk, bisa terlihat dari sikap Anda di depan pewawancara.
Sesuai Industri dan Budaya Perusahaan
Buka website perusahaan dan cari tahu seperti apa pakaian kerja yang dikenakan di sana. Ini bisa dilihat dari foto yang ditampilkan. Bila tidak ada, sesuaikan pakaian dengan industri kerja. Pekerjaan dalam industri kreatif umumnya tidak menuntut busana dengan jas dan celana/rok formal. Sedangkan, pada industri kerja yang lebih serius, busana formal adalah kewajiban yang sebaiknya Anda ikuti.
Tidak Berlebihan
Berbusana rapi memang penting. Namun, perhatikan agar tidak tampak berlebihan dan mengganggu konsentrasi pewawancara. Rok yang terlalu mini, motif pakaian yang terlalu mencolok, atau parfum yang terlalu menyengat adalah contoh-contoh penampilan yang dapat mengganggu pewawancara.
Detil Busana yang Baik
Baju yang rapi namun bernoda kopi tentu tetap tak sedap dilihat. Begitupun dengan sepatu baru namun lupa Anda bersihkan sehingga menyisakan banyak kotoran. Karena itulah, perhatikan kembali semua detil pakaian wawancara kerja Anda agar baik dan rapi, namun tetap nyaman dan tak berlebihan.
(mps)

Rabu, 23 Mei 2012

Kekeliruan-Kekeliruan Pekerja Baru

Pekerja di tempat baru membutuhkan banyak penyesuaian. Kesalahan mungkin masih dilakukan. Namun, jangan lakukan keempat kekeliruan ini bila Anda ingin minggu-minggu pertama di tempat kerja baru berjalan mulus dan kesan pertama yang baik dapat diciptakan.


Terlalu banyak berbicara
Memberi komentar pada banyak hal dan terlalu banyak berbicara tidak akan menarik simpati pekerja senior. Meski Anda senang melakukannya, redam keinginan banyak berbicara kecuali saat diberi kesempatan dan Anda punya cukup pengetahuan mengenai topik yang sedang dibicarakan.

Bersikap angkuh
Meski jabatan Anda mewajibkan pengawasan terhadap staf junior lain, bersikap angkuh tidak akan membantu Anda terlihat lebih unggul. Selain itu, hilangkan kebiasaan meremehkan orang lain karena terkadang mereka yang dianggap "kurang baik" justru memiliki performa kerja maksimal dan hasil kerja yang memuaskan.

Tidak memenuhi tenggat waktu
Perusahaan akan sulit menilai baik bila pekerjaan Anda tak dapat diselesaikan tepat waktu. Perhatikan secara serius tenggat waktu (deadline) yang diberikan untuk setiap pekerjaan. Menunda-nunda pekerjaan dan tidak memenuhi tenggat waktu akan membuat Anda terkesan kurang bertanggung jawab.

Mengundurkan diri dengan cepat
Ketika telah bekerja, Anda akan lebih mudah tergiur oleh lowongan di tempat lain dan akhirnya mengundurkan diri setelah beberapa bulan pertama bekerja. Biasanya, faktor terbesar adalah karena gaji. Padahal, bila Anda bisa lebih loyal pada perusahaan, disertai dengan prestasi kerja yang memuaskan, negosiasi gaji bukanlah hal yang tidak mungkin bisa Anda lakukan kelak.

(mps)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...